Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Tampilkan postingan dengan label Mitos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mitos. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Oktober 2010

Halloween, Tradisi 31Oktober

Halloween atau Hallowe’en adalah tradisi perayaan malam tanggal 31 Oktober, dan terutama dirayakan di Amerika Serikat. Tradisi ini berasal dari Irlandia, dan dibawa oleh orang Irlandia yang beremigrasi ke Amerika Utara. Halloween dirayakan anak-anak dengan memakai kostum seram, dan berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga meminta permen atau cokelat sambil berkata "Trick or treat!" Ucapan tersebut adalah semacam "ancaman" yang berarti "Beri kami (permen) atau kami jahili." Di zaman sekarang, anak-anak biasanya tidak lagi menjahili rumah orang yang tidak memberi apa-apa. Sebagian anak-anak masih menjahili rumah orang yang pelit dengan cara menghiasi pohon di depan rumah mereka dengan tisu toilet atau menulisi jendela dengan sabun.

Halloween identik dengan setan, penyihir, hantu goblin dan makhluk-makhluk menyeramkan dari kebudayaan Barat. Halloween disambut dengan menghias rumah dan pusat perbelanjaan dengan simbol-simbol Halloween

Sejarah

Halloween berasal dari festival Samhain (dari bahasa Irlandia Kuno samain) yang dirayakan orang Kelt zaman kuno. Festival Samhain merupakan perayaan akhir musim panen dalam kebudayaan orang Gael, dan kadang-kadang disebut "Tahun Baru Kelt". Orang Kelt yang menganut paganisme secara turun temurun menggunakan kesempatan festival untuk menyembelih hewan ternak dan menimbun makanan untuk persiapan musim dingin. Bangsa Gael kuno percaya bahwa tanggal 31 Oktober, pembatas dunia orang mati dan dunia orang hidup menjadi terbuka. Orang mati membahayakan orang hidup dengan membawa penyakit dan merusak hasil panen. Sewaktu merayakan festival, orang Gael menyalakan api unggun untuk membakar tulang-tulang dari hewan yang mereka sembelih. Orang Gael mengenakan kostum dan topeng untuk berpura-pura sebagai arwah jahat atau berusaha berdamai dengan mereka.

Asal usul istilah

Halloween merupakan kependekan dari All Hallows' Even (eve dan even sama-sama berarti petang/malam) yang berarti malam sebelum hari raya All Hallow yang sekarang disebut Hari Raya Semua Orang Kudus (All Saints Holy Day). Huruf "n" di akhir kata Halloween berasal dari kata even. Pada zaman dulu, tanggal 1 November dipakai sebagai hari festival keagaamaan di berbagai tradisi paganisme Eropa hingga Paus Gregorius III dan Paus Gregorius IV memindahkan perayaan All Saints' Day menurut kalender santo dari tanggal 13 Mei ke tanggal 1 November. Tanggal 13 Mei dulunya dirayakan sebagai hari raya paganisme untuk festival Lemuria.

Hari Raya Semua Orang Kudus ditentukan misionaris Kristen bertepatan dengan hari raya pagan dengan alasan ingin orang pagan mempercayai agama Kristen. Hari Para Arwah (Day of the Dead) yang merayakan kedatangan arwah sanak keluarga dan kerabat kembali ke bumi sampai sekarang masih diperingati di beberapa negara seperti di Brazil, Meksiko, dan Filipina.

Simbol Halloween

Simbol Halloween yang dimengerti secara universal adalah labu yang diukir membentuk wajah "menyeramkan" yang disebut Jack-o'-lantern. Di dalam Jack-o'-lantern biasanya diletakkan lilin menyala atau lampu agar terlihat lebih seram di tempat gelap.

Di Amerika Serikat, lentera Jack-o'-lantern sering diletakkan di depan pintu masuk rumah sesudah hari mulai gelap. Tradisi mengukir Jack-o'-lantern berasal dari Amerika Utara yang banyak menghasilkan labu berukuran besar.

Simbol-simbol perayaan Halloween menggambarkan keadaan alam di musim gugur, termasuk labu hasil panen dan orang-orangan sawah sebagai penjaga hasil panen. Selain itu, simbol-simbol Halloween juga dekat dengan kematian, keajaiban, monster, dan karakter menyeramkan hasil rekaan pembuat film Amerika dan perancang grafis. Karakter-karakter yang sering dikaitkan dengan Halloween adalah setan dan iblis dari kebudayaan Barat, manusia labu, makhluk angkasa luar, penyihir, kelelawar, burung hantu, burung gagak, burung bangkai, rumah hantu, kucing hitam, laba-laba, goblin, zombie, mumi, tengkorak, dan manusia serigala. Karakter film horor klasik seperti drakula atau monster Frankenstein juga dipakai untuk perayaan Halloween. Hitam dan oranye dianggap sebagai warna tradisional Halloween, walaupun sekarang banyak juga barang-barang Halloween berwarna ungu, hijau dan merah.

Di belahan bumi beriklim sejuk, perayaan Halloween berlangsung di musim apel. Salah satu makanan Halloween adalah apel karamel (apel yang dicelup ke dalam cairan gula). Hidangan lain yang lekat dengan tradisi Halloween adalah pai labu, sari buah apel (minuman cider), candy corn, bonfire toffee, candy apple, dan permen yang dibungkus dengan warna-warni Halloween (oranye, coklat, atau hitam).

Perayaan di Amerika Serikat

Bagi anak-anak di Amerika, Halloween berarti kesempatan memakai kostum Halloween dan mendapatkan permen, sedangkan bagi orang dewasa adalah kesempatan berpesta kostum. Bagi pedagang eceran di Amerika, Halloween berada di urutan kedua di bawah hari Natal sebagai perayaan yang paling yang menguntungkan.

Sejarah topeng dan kostum Halloween sebelum tahun 1900 di Amerika atau di tempat lain masih sedikit yang diketahui karena keterbatasan sumber primer. Kostum Halloween yang diproduksi massal belum terlihat di toko-toko hingga tahun 1950-an, walaupun topeng Halloween sudah ada lebih dulu.

Di tahun 2005, asosiasi produsen permen Amerika melaporkan 80% orang dewasa berencana membagi-bagikan permen kepada anak-anak yang datang, sedangkan 93% anak-anak ingin berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga di malam Halloween.

Kota Anoka di negara bagian Minnesota mengklaim diri sebagai "ibu kota Halloween" dan merayakannya dengan pawai besar-besaran. Kota Salem di Massachusetts yang terkenal dengan legenda tukang sihir dari Salem biasanya didatangi lebih banyak wisatawan menjelang perayaan Halloween.

Kota New York mengadakan pawai perayaan Halloween terbesar di Amerika Serikat yang disebut The Village Halloween Parade. Pawai yang dirintis pembuat topeng di Greenwich Village New York sekarang menarik perhatian 50 ribu peserta berkostum dan ditonton oleh 4 juta pemirsa televisi.

Hallowe'en HalloweenHallowe'en

Berikut 10 urutan teratas kostum Halloween terbaik 2010 ala selebriti, yang dikutip dari Hollyscoop:

1. Lil Wayne

Apa ada cara yang lebih baik untuk merayakan Halloween selain berpakaian seperti Lil Wayne? Rapper asal Amerika Serikat ini dekat dengan kehidupan penjara. Karena itu, tak ada salahnya untuk Anda memakai kostum ala Wayne.

Penampilan Lil Wayne di penjara, wajah dan tubuh penuh lemak, wig gimbal, dan tubuh dihiasi seragam penjara. Jika Anda tidak ingin pergi ke penjara, mengenakan pakaian penjara dengan jins jorok, dan beberapa rantai emas bisa menjadi pilihan yang baik.

2. Avatar

Dalam film "Avatar", Neyteri benar-benar tampil "hot" dengan tubuh dibaluti body painting. Penampilan ini merupakan update yang sempurna untuk Anda para gadis yang memakai tokoh Catwoman saat Halloween di setiap tahunnya.

Untuk Anda yang berminat tampil bak Neyteri, dapatkan seluruh tampilannya, termasuk ekor di Kmart dengan harga USD59,99.

3. Harry Potter

"Harry Potter and the Deathly Hallows" akan dirilis pada 19 November mendatang. Film ini diciptakan untuk semua penggemar berat Harry Potter.

Tampil bak para tokoh "Harry Potter", baik pemeran utamanya sendiri, Harry Potter, atau Hermione akan membuat Anda tampak lebih baik di Halloween mendatang.

4. Willow Smith

Rambut Willow Smith tengah menjadi topik utama sejak debut perdana video klipnya "Whip My Hair". Cara Willow berpenampilan lengkap dengan kostum pendukung dapat menjadi alternatif pilihan.

Untuk Anda yang ingin melakukannya, dapat mengunduh Facebook dan masuk ke dua toko Forever 21 dan American Apparel.

Rambut gimbal, pelukis seragam putih, dan tongkat dihiasi berlian dapat diterapkan di mana saja, bahkan pada wajah Anda. Anda juga akan memerlukan wig yang dapat membuat tampilan seperti Willow. Lalu, pastikan untuk mencambuk rambut Anda ketika berjalan di sekitar kota.

5. Lindsay Lohan

Ini untuk Anda pilihan paling belakang membeli kostum di menit-menit terakhir. Ambil wig pirang berserabut, warnai dalam beberapa bintik-bintik, dan memakai jumpsuit oranye yang membentuk tubuh Anda. Voila! Anda akan mendapatkan tampilan bak Lindsay Lohan saat jadi penghuni penjara.

6. Nicki Minaj

Nikki Minaj adalah salah satu seniman terpanas hari ini. Selera modenya yang luar biasa menjadi salah satu alasan mengapa penggemar ingin berdandan seperti dirinya saat Halloween.

Untuk mendapatkan tampilan ala Nicki Minaj, Anda tinggal memakai wig pink lengkap dengan poni, lipstik pink, eye shadow turquoise, dan celana kulit ketat atau lateks yang memberi tampilan yang tampak sama.

7. Tiger Woods dan selingkuhannya

Sulit untuk memercayai skandal Tiger Woods tahun ini. Namun, itu dimulai tak lama setelah Halloween tahun lalu. Dan, ini merupakan trik-or-treaters pertama yang akan mampu menandingi pegolf terkenal itu.

Untuk mendapatkan tampilan ala Tiger Woods, langkah pertama yang dapat Anda lakukan ialah mencari pakaian golf lengkap dengan perlengkapannya, atau dua hingga tiga belas bola golf. Selama orang itu telah di lapangan golf, gadis-gadis bisa memakai apa saja. Dan biasanya yang favorit ialah Leg Avenue.

8. Glee Girls

Berkat Glee, serial televisi kembali menjadi laris. Dapatkan tampilan klasik dan menjadi diri sendiri dalam balutan pakaian sekolah dari Leg Avenue, atau tampil sedikit gila dengan menyalin gaya Glee Gone Wild ala pemotretan majalah GQ.

9. Snooki

Ini kejutan lainnya jika ingin tampil bak bintang reality show "Jersey Shore", Snooki. Pemilik nama asli Nicole Polizzi ini terkenal dengan rambut merahnya yang menjadi salah satu item wig paling dicari untuk Halloween.

10. Lady Gaga dengan gaun dagingnya

Sebelum Anda pergi mengatakan, "Dressing up like Lady Gaga is soooo last year," pikirkan lagi! Pasalnya, gaun daging yang dikenakan pelantun "Bad Romance" itu akan menjadi item terfavorit pada 31 Oktober mendatang.

Menurut jajak pendapat, ide gaun daging telah menjadi kostum nomor 1 untuk pesta Halloween.

Untuk mendapatkan tampilan seperti Lady Gaga dengan gaun dagingnya, Anda bisa melakukan dua cara. Yaitu dengan rute yang mudah, atau rute yang sulit. Jika Anda tidak memakai daging mentah yang menyentuh kulit telanjang, periksa versi SNL-esque.

Namun jika Anda segila Gaga, Anda dapat menghampiri kepala toko kelontong lokal, dan membeli daging itu! Seorang pemahat daging baru-baru ini mengatakan, pihaknya akan mengambil 15 sampai 20 pon steak panggul dan setidaknya 10 jam untuk menciptakan gaun daging.

Jangan membuang bagian T-bone, karena dapat digunakan untuk topi baja! Gaun daging hanya akan dikenakan biaya sekira USD1.000.

Senin, 30 Maret 2009

Keabadian Mahameru

Gunung Mahameru merupakan sebuah gunung yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia. Gunung Mahameru mempunyai ketinggian setinggi 3,676 meter.
Gunung Mahameru merupakan gunung yang tertinggi di pulau Jawa dan gunung berapi yang kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.676m dari permukaan laut dan merupakan salah satu gunung berapi yang paling aktif.
Gunung Mahameru mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Gunung Mahameru juga dikenal dengan nama Gunung Semeru. Namun sebenarnya masih ada gunung lain yang bernama Gunung Semeru, yang berada di timur pulau jawa didekat gunung Argopuro. Mahameru merupakan gunung yang tertinggi di Pulau Jawa dan gunung berapi yang kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3676m dpl dan merupakan salah satu gunung berapi yang paling aktif. Setiap lebih kurang 20 menit sekali kawahnya mengeluarkan abu vulkanik berwarna hitam dan pasir.
Posisi gunung ini terletak diantara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06′ LS dan 120°55′ BT.
Dilihat dari kejauhan Mahameru menunjukan bentuk kerucut yang sempurna, tetapi saat berada dipuncak gunung tersebut berbentuk kubah yang luas dengan medan beralun disetiap tebingnya. Kawah Jongring Saloka, demikian nama kawahnya ini pada tahun 1913 dan tahun 1946 diisi suatu kubah kawah. Disebelah selatan, kubah ini mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava kebagian selatan daerah Pasirian, Candiputro dan Lumajang.
Gunung Mahameru adalah bagian termuda dari pegunungan Jambangan tetapi telah berkembang menjadi strato-vulkano luas yang terpisah. Aktivitas material vulkanik yang dikeluarkan meliputi: - Letusan abu, lava blok tua dan bom lava muda - Material lahar vulkanik bercampur dengan air hujan atau air sungai. - Letusan bagian kerucut yang menyebabkan longsoran. - Pertunbuhan lamban/beransur dari butiran lava dan beberapa kali guguran lahar panas.
Seperti pada umumnya ditempat tinggi lainnya, daerah sepanjang rute perjalanan dari mulai Ranupane (2.200m dpl) sampai puncak Mahameru mempunyai suhu relatif dingin. Suhu rata-rata berkisar antara 3°c - 8°c pada malam dan dini hari, sedangkan pada siang hari berkisar antara 15°c - 21°c. Kadang-kadang pada beberapa daerah terjadi hujan salju kecil yang terjadi pada saat perubahan musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya. Suhu yang dingin disepanjang rute perjalanan ini bukan semata-mata disebabkan oleh udara diam tetapi didukung oleh kencangnya angin yang berhembus ke daerah ini menyebabkan udara semakin dingin.
Orang pertama yang mendaki gunung ini adalah CLIGNET (1838) seorang ahli geologi berkebangsaan Belanda dari sebelah barat daya lewat Widodaren, selanjutnya Junhuhn (1945) seorang ahli botani berkebangsaan Belanda dari utara lewat gunung Ayet-ayek, gunung Inder-inder dan gunung Kepolo. Tahun 1911 Van Gogh dan Heim lewat lereng utara dan setelah 1945 umumnya pendakian dilakukan lewat lereng utara melalui Ranupane dan Ranu Kumbolo seperti sekarang ini.
taken from Wikipedia Indonesia.


Mendaki melintas bukit
Berjalan letih menahan menahan berat beban
Bertahan didalam dingin
Berselimut kabut Ranu Kumbolo…

Menatap jalan setapak
Bertanya - tanya sampai kapankah berakhir
Mereguk nikmat coklat susu
Menjalin persahabatan dalam hangatnya tenda
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

Mahameru berikan damainya
Didalam beku Arcapada
Mahameru sebuah legenda tersisa
Puncak abadi para dewa

Masihkah terbersit asa
Anak cucuku mencumbui pasirnya
Disana nyalimu teruji
Oleh ganas cengkraman hutan rimba
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

Mahameru berikan damainya
Didalam beku Arcapada
Mahameru sampaikan sejuk embun hati
Mahameru basahi jiwaku yang kering
Mahameru sadarkan angkuhnya manusia
Puncak abadi para dewa…

Jumat, 27 Maret 2009

Sphinx di Pyramid Giza “Terlahir Kembali”

Seperti umum diketahui, juga menurut ilmuwan, Sphinx di Mesir, aslinya mempunyai gambaran wajah sebagai sebuah singa. Mungkin saja lebih tua dari yang diperkirakan sebelumnya, demikian menurut hasil penelitian seorang ahli geologi berkebangsaan Inggris.

Egyptologist telah lama memperdebatkan tentang monumen itu, sebagian berpendapat, kepalanya adalah gambaran kepala seorang firaun dan badanya adalah se-ekor singa, didirikan pada saat pyramid pertama, sekitar 4,500 tahun yang lalu. Namun seorang ahli geologi, Colin Reader mengungkapkan temuannya, bahwa Sphinx telah didirikan jauh dari yang diperkirakan sebelumnya. Penelitiannya tersebut berbasis kepada bekas erosi yang diakibatkan oleh hujan yang terdapat pada patung Sphinx itu.

Sebuah istana yang terkubur di dataran tinggi Giza, Mesir, memperlihatkan sebuah bukti bahwa telah terdapat aktifitas di daerah itu , sebelum piramid-piramid itu didirikan, ujar Colin Reader.

Dari model -nya memperlihatkan bahwa patung itu lebih tua dari kuburan yang ada di situs itu. Menurutnya, kuburan (pyramid) tersebut mungkin didirikan oleh penduduk yang berdiam di daerah tersebut, sesudahnya.

Seorang ahli efek visual (visual effects) dengan menggunakan data penelitian itu, membuat sebuah gambaran tentang Sphinx, bagaimana terlihat dalam bentuk aslinya.

Peneliti juga menemukan bahwa badan Sphinx dan kepalanya tidak proporsional (seimbang) dalam ukurannya, memberi kesan bahwa itu bukannlah seorang firaun asli.
Seorang ahli arsitek sejarah, Dr Jonathan Foyle, yang bekerja sama dengan Collin Reader dalam proyek penelitian itu, mengungkapkan bahwa kepala dan badan Sphinx sangat-sangat tidak proporsional. Menurutnya, hal itu lah yang membuat dia memperkirakan bahwa Sphinx pada awalnya mempunyai kepala yang berbeda-kepala se-ekor singa.

Sphinx dalam bentuk asli dan seperti terlihat, kepala dan kaki depannya tidak proporsional dengan letak kepalanya

Berdasarkan teori tersebut, ini berarti Sphinx kemudian di “pahat” ulang dan dimodifikasi sesuai dengan model Khufu . Karena buat masyarakat Mesir kuno, singa adalah simbol yang melambangkan kekuatan/kekuasaan melebihi wajah seorang manusia. Ditambah dengan fakta bahwa patung itu mempunyai badan sebagai se-ekor singa, hal itu jauh lebih dapat diterima menurut para ilmuwan, bahwa pada awalnya patung itu mempunyai wajah sebagai se-ekor singa.
Pada masa awal sejarah Mesir kuno, singa telah mendiami daerah Giza dan sekitarnya

Kamis, 12 Maret 2009

Kesialan = Angka 13???

Tiga belas dalam mitologi Eropa kuno adalah angka sial, unlucky number. Ada pesan implisit dari labelling tersebut: jauhi angka itu kalau ingin hidup tak sengsara. Takhyul ini mengendap dari dada petani papa sampai bangsawan borjuis yang relatif lebih terdidik. Begitu diyakininya takhyul ini sampai-sampai muncul kisah-kisah yang menggelikan. Salah satunya adalah (konon) seorang puteri dari kerajaan Inggris yang menolak mentah-mentah mahar rumah mewah dari seorang pangeran yang meminangnya. Apa pasalnya? Rupanya rumah mewah tersebut bernomor 13 sehingga sang puteri ‘alergi’ menerimanya.

Dulu, zaman TVRI, pernah ada drama TV ‘Friday The 13th’ (Jumat, hari kesialan—terjemahan bebasnya). Sepintas biasa saja. Tapi dalam perspektif aqidah, pelabelan seperti itu patut diwaspadai. Banyak tayangan produksi dalam negeri seperti sinetron mistis atau religius (tapi berbalut mistis) yang tak kalah berbahayanya karena punya langgam yang sama: penistaan hari Jumat. Malam Jumat kerap dipilih sebagai special time untuk sinetron klenik dan mistis. Jin dan setan selalu dikatakan gentayangan pada malam Jumat, terutama Jumat Kliwon. Singkatnya, horor dan hari Jumat dipersepsikan sebagai dua muka uang logam yang saling melengkapi. Saat ini pun beragam film di TV dan bioskop selalu mengusung dunia mistis dan syirik mulai dari Hantu Jeruk Purut, Kuntilanak sampai Takdir Ilahi. Astaghfirullah.

Di kalangan umat Islam sendiri ada ambivalensi mengenai keberadaan sang sayyidul ayyam (penghulu hari) ini. Di satu sisi, kita taat menyucikan hari Jumat dengan sholat Jumat berjamaah atau tadarusan dengan membaca Surah Yasin pada malam harinya. Namun di sisi lain banyak orangtua yang masih mewejangi anaknya,”Ingat! Malam ini jangan pulang malam-malam. Ini malam Jumat. Kuntilanak dan genderuwo lagi keluar.” Belakangan takhyul itu dipersuburcanggihkan dengan tayangan-tayangan mistis, komedi atau drama yang menghibur hingga melenakan kita bahwa tontonan seperti itu tidaklah menuntun, dan justru menjauhkan ummat Islam dari tashawwur (persepsi) Islam yang syamil dan kamil (menyeluruh dan sempurna).

Tiga belas hanyalah angka. Secara rasio, tak mungkin suatu angka membawa kesialan atau kemujuran. Takdir ada pada Allah. Tetapi orang-orang yang tak percaya dan para komprador memang susah untuk menerimanya. “Mereka pekak, bisu dan buta, sebab itu mereka tidak bisa kembali (kepada kebenaran).” (QS. Al Baqoroh, 2:18).

Di sisi lain, urusan itu bukan sekedar angka. Dalam konteks besar, pelabelan tersebut adalah bagian dari sistematika Ghazwul Fikri (Perang Pemikiran) yang dilancarkan para komprador sejak ratusan tahun lalu. Menurut Dr. Anwar Jundi, seorang intelektual Mesir, dalam bukunya yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia Hakikat Ghazwul Fikri, para komprador mengkonsentrasikan penghancuran pada 7 pranata:
1. Al Quran dan As-Sunnah
2. Bahasa Arab sebagai bahasa dien (agama) dan sains
3. Sirah (sejarah) Rasul dan Nabi
4. Kebudayaan Islam
5. Sastra Arab
6. Warisan Islam dalam peran peradaban dunia
7. Sejarah Islam.

Dalam buku itu dikutip perkataan Louis IX, seorang kaisar Perancis, selepas Perang Salib (Crusade):”Setelah melalui perjalanan panjang, segalanya telah menjadi jelas bagi kita bahwa menghancurkan Muslimin dengan jalan peperangan adalah sesuatu yang mustahil. Karena mereka memiliki manhaj (pegangan hidup) yang tegak di atas konsep jihad fi sabilillah.”

Itulah dasar bergulirnya gagasan ghazwul fikri yang salah satunya hadir lewat layar kaca dan media cetak, efektif dan mengundang profit. Lihat saja slot iklan yang bejibun dan rating tayangan yang meningkat. Lihat pula angka kriminalitas yang meningkat akibat tayangan-tayangan rusak tersebut. Nah, apa langkah kita? Protes telah banyak dilancarkan, yang lebih banyak disambut bungkam. Telah tumpah berbusa lidah dan tumpah tinta. Memang Islam dan pranatanya seperti Quran dan hari Jumat telah dijamin akan tetap suci mulia di sisi Allah. Kini tinggal kita, para abdullah (hamba Allah) yang mesti berdedikasi pada Al Khalik dan meninggikan asma Allah di muka bumi.

Dulu mendiang Perdana Menteri Yitzhak Rabin berseru lantang,”Islam adalah musuh yang paling keras!” Ironisnya, yang membunuhnya pada era 90-an justru seorang militan radikal Yahudi! Sekarang pun, Paus Benedictus XVI—yang diametral berbeda dari pendahulunya yang welas asih—berpolah bagai Paus Urban, sang agitator Perang Salib belasan abad silam, dengan janjinya akan “tanah yang dijanjikan” dengan teks kuliah umumnya yang bagai menabuh genderang perang. Runtuh sudah bangunan dialog peradaban dan antaragama yang dijalin Paus Yohanes Paulus II. Sebelumnya ia juga kerap bersuara miring terhadap Islam dan ‘menghalangi’ eksekusi teroris Tibo cs (Gatra, September 2006). Entah, takdir apa yang Allah tetapkan padanya kelak. Waktu yang akan membuktikan. Reaksi keras dari ummat Islam internasional membuatnya melawat ke Turki sebagai simbol pertemuan budaya Islam dan Kristen dan melakukan “gerakan sholat” di Masjid Biru. Namun, itu penampakan luar. Entahlah apa yang sesungguhnya ada di hatinya.

Di sisi lain, protes dan kritik terhadap media yang nyeleneh adalah keharusan sebuah civil society. Jauh panggang dari api jika berharap pada regulasi pemerintah mengenai tayangan TV dan media. Entahlah jika Indonesia punya jenderal Muslim sekaliber Soonthi Boonyaratkalin (Thailand) yang berani mengkudeta Thaksin atas nama necessary evil (kejahatan yang perlu) karena jengah dengan dominasi media massa yang dicukongi rezim Thaksin yang tak menyuarakan aspirasi rakyat yang sejati.

Namun protes dan kritik terhadap media juga butuh strategi. Tidak sekedar berbekal semangat, tapi perlu bu’dunnazhar (wawasan yang luas). Setidaknya seperti yang dimiliki Hasan Al Banna, pemimpin Ikhwanul Muslimin, ketika menanggapi seorang anggotanya yang gerah dengan sebuah artikel yang melecehkan syariat Islam di surat kabar Al Ahram, Mesir. Ikhwan itu memintakan pendapatnya atas tulisan yang hendak dikirimnya untuk membantah artikel yang meresahkan tersebut.

Dengan tersenyum, Hasan Al Banna berkata bijak,”Akhi, tulisanmu ini baik sekali. Sangat argumentatif, namun ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan. Pertama, pemikiran dalam artikel itu sangat menusuk hati kaum Muslimin. Dan saya kira penulis tersebut hanya ingin menarik perhatian dengan berbagai cara. Kedua, pembaca surat kabar itu relatif sedikit dibandingkan keseluruhan penduduk Mesir, dan rata-rata mereka tidak serius membacanya. Ketiga, bantahanmu itu akan menimbulkan beberapa titik rawan. Di antaranya menarik perhatian orang yang belum membacanya. Atau bagi yang sudah membacanya, ia akan mengulangi bacaannya lagi dengan serius. Dengan begitu kita telah mengajak manusia untuk memperhatikan suatu keburukan yang mungkin mempengaruhi orang yang jiwanya lemah.”

Alhasil, tulisan bantahan pun batal dikirimkan. Waktu memang membuktikan. Takdir Allah berjalan adil. Sang sastrawan penulis artikel kontroversial itu, yang kemudian dikirim belajar ke Amerika dan justru terbuka mata hatinya, di kemudian hari menjadi anggota Ikhwanul Muslimin yang aktif berdakwah dengan tulisan bahkan gugur di tiang gantungan akibat tulisan-tulisannya yang dianggap menentang rezim penguasa Mesir. Ia juga menelorkan karya monumental, tafsir Quran Fi Dzilalil Quran. Ya, ialah Asy-Syahid Sayyid Quthb.

Kenapa angka 13 adalah angka sial ?
Sedangkan kepercayaan 13 sebagai nomor sial itu timbulnya dari orang Kristen, karena Yudas menduduki kursi yg 13 dan ia menjual Yesus tepat jam 13.00. Disamping itu angka tsb berada satu poin diatas angka sempurna 12 atau melebihi kekuatan puncak, maka dgn mana otomatis akan membawa sial, maklum murid Yesus terdiri dari 12 orang, suku Israel 12, siang-malam 12 jam, bulan 12, dewa Olympus 12.

Bila numerologi Barat memandang angka 13 sebagai angka sial, hal yang sama berlaku pula di masyarakat Cina. Namun mungkin dilihat dari sudut pandang yang berbeda. “Kalau dijumlah 1+3 hasilnya 4. Dan angka ‘empat’ sendiri dalam bahasa Cina bila diucapkan dengan intonasi berbeda (sie) bisa memberikan 2 makna yaitu empat dan mati = sial!

Bahkan kalau dihitung tgl 13 Oktober 2006 ini adalah benar-benar angka sial tulen cobalah Anda jumlahkan: 13-10-2006 = 1+3+1+0+2+6 = 13 (tigabelas lagi)

Dan apabila nama Anda terdiri dari 13 abjad maka ini harus hati2 sebab para pembunuh sadis memiliki nama yg terdiri dari 13 abjad lihat saja: Jack the Rippe, Charles Manson, Theodore Bundy dan Albert De Salvo.

Trikaideka-phobia , takut akan angka 13, sedemikian hebatnya sehingga kalau anda makan malam di Hotel berbintang Savoy di London, dan kebetulan anda datang rame2 ber 13 maka si Manager Hotel Mr Paul, akan cepat2 mengeluarkan mascot dua kucing hitam yg didudukan di kursi khusus , untuk menemani anda sekalian dimeja makan! Biar yg makan jadi 15, kalau tidak, “It is believed that one of the 13 diners will die within a year. Begitu wanti2 sang manager.

Berapa banyak hotel atau permukiman yang pantang mencantumkan angka 13 untuk nomor lantai, kamar, maupun rumah. Lotere di Itali, Perancis tidak ada nomer 13 nya. Begitu juga tidak ada nama jalan di Amerika yang menggunakan 13th Street atau 13th Avenue .

Darimana timbulnya kepercayaan ini? Diduga, Pythagoras - figur seniman, filsuf, dan guru dari abad 6 SM, secara tak langsung mendorong para pengikutnya melahirkan pemahaman baru, numerologi.

Apakah disemua Negara Eropa mereka takut akan Hari Jumat tgl 13 ? Tidak sebab di negara-negara Amerika Latin, di Yunani maupun di Spanyol hari “Selasa” tgl 13 adalah hari sial, sehingga ada pepatah “En martes, ni te cases ni te embarques” = di hari Selasa janganlah melakukan perkimpoian ataupun perjalanan.

Sedangkan di Italy hari sialnya adalah hari Jumat tgl 17.

Tetapi bagaiman dgn di Indonesia ? Disini kita percaya bahwa angka 12 adalah angka sial buktinya orang sering ngomong ‘Cilaka 12″

(helen002 : dari berbagai sumber)